[Adven bersama Aquinas] Perawan yang Mulia Melebihi Para Malaikat

"The Annunciation", John William Waterhouse
“The Annunciation”, John William Waterhouse

St. Thomas Aquinas (Komentar terhadap Doa Salam Maria):

Belum pernah didengar sebelumnya tentang malaikat yang menghaturkan hormat kepada manusia, hingga salah seorang dari malaikat itu menyapa Perawan Terberkati dengan sapaan, “Salam” (Ave). Pada masa yang lampau, penghormatan ditunjukkan oleh manusia kepada malaikat, tetapi tidak oleh malaikat kepada manusia, sebab malaikat lebih agung daripada manusia… hingga satu orang manusia, dalam kodrat kemanusiaannya, ditemukan melebihi para malaikat. …

Demikianlah Perawan Maria yang Terberkati melebihi para malaikat… dalam kepenuhan rahmatnya… di dalam jiwanya berdiam rahmat yang berlimpah ruah. Sebab rahmat Allah diberikan untuk dua tujuan: untuk melakukan hal-hal baik dan menghindari kejahatan. …Setelah Kristus, Maria-lah yang begitu bebas dari dosa melebihi orang kudus manapun…

*

Quod autem Angelus faceret homini reverentiam, nunquam fuit auditum, nisi postquam salutavit beatam virginem, reverenter dicens, ave. Quod autem antiquitus non reverebatur hominem Angelus, sed homo Angelum, ratio est, quia Angelus erat maior homine. …

Unde beata virgo excessit Angelos in iis tribus et primo in plenitudine gratiae… quantum ad animam, in qua habuit omnem plenitudinem gratiae. Nam gratia Dei datur ad duo: scilicet ad bonum operandum, et ad vitandum malum… Nam ipsa omne peccatum vitavit magis quam aliquis sanctus post Christum.

“Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau.” Maria terkejut mendengar perkataan itu, lalu bertanya di dalam hatinya, apakah arti salam itu. Kata malaikat itu kepadanya: “Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah. Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus.” Kata Maria kepada malaikat itu: “Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami?” Jawab malaikat itu kepadanya: “Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah. Dan sesungguhnya, Elisabet, sanakmu itu, iapun mengandung seorang anak laki-laki pada hari tuanya dan inilah bulan yang keenam bagi dia, yang disebut mandul itu. Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil.”

(Lukas 1:28-31, 34-37)

Doa

Salam, ya Maria, yang penuh rahmat, bantulah aku agar aku tidak takut. Tetapi bila aku takut, bantulah aku untuk terus maju dalam ketakutanku, seperti yang dulu engkau lakukan. Doakanlah aku, supaya jiwaku dipenuhi oleh rahmat kehadiran Allah di masa penantian yang suci ini. Mintalah kepada Allah bagiku, agar Ia berkenan menyalakan di dalam hatiku api cinta ilahi yang sama yang juga bersinar dari dalam hatimu, agar aku mampu berkarya demi kemuliaan-Nya, seperti yang dahulu engkau perbuat. Amin.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s