Simbol dan Logo Ordo Dominikan

DEFINISI

Simbol = Lambang :

1, Sesuatu seperti tanda yang menyatakan suatu hal atau mengandung maksud tertentu maksud tertentu.
2. Tanda pengenal yang tetap (menyatakan sifat, keadaan, dsb).

Moto :
Kalimat, frase, atau kata yang digunakan sebagai semboyan, pedoman atau prinsip seperti “berani karena benar”.

Logo :
Huruf atau lambang yang mengandung suatu makna, terdiri atas suatu kata atau lebih sebagai lambang atau nama perusahaan dsb.

SIMBOL PADA LOGO

Dominican Logo

Santo Dominikus adalah anak dari seorang bangsawan yang sekaligus juga seorang ksatria, yaitu Don Felix de Guzman. Oleh sebab itu, lencana (lambang tameng) Ordo Dominikan memiliki sejarah yang berhubungan dengan militer. Lencana merupakan suatu tanda yang membedakan atau mencirikan identitas suatu kelompok. Maka tidaklah mengherankan jika para Dominikan memakai suatu tanda khusus yang menunjukkan bahwa mereka merupakan anggota dari Ordo yang didirikan oleh Santo Dominikus.

Shield_bagi8

Sebuah perisai yang dibagi menjadi 8 bagian (gyrons), yang semuanya bertemu di satu pusat atau titik. Bagian-bagian itu disusun dari dua garis yang membagi perisai baik secara horisontal (pinggir) maupun vertikal (atas bawah). Perisai Dominikan berwarna hitam dan putih sesuai dengan warna yang dipakai oleh keluarga ayah dari Santo Dominikus (Guzman).

dominican_cross_by_dcjbeers-d8qy4mb

Di tengah tameng terdapat gambar salib yang bernama “croix-fleur-de-lysee”. Salib berbentuk bunga ini mewakili bunga Lily yang melambangkan “kemurnian” dan bentuk ini juga mempunyai arti “pengorbanan yang berbunga kebahagiaan”. Beata Juana de Aza, ibu Santo Dominikus yang berasal dari keluarga Ksatria dari Calatrava, mengenakan salib yang serupa dengan salib ini, sehingga salib ditambahkan ke dalam perisai keluarga Guzman.

Shield_of_Domincan_Order.svg

Perisai dengan bentuk ini menegaskan bahwa Ordo Dominikan didirikan untuk mempertahankan iman. Inilah senjata yang digunakan untuk mempertahankan kebenaran ajaran Kristus.

Bintang

Di atas perisai terdapat sebuah bintang yang memiliki 8 ujung yang melambangkan “kompas” yang menunjuk ke berbagai penjuru dunia dan sebagai “cahaya”. Lambang ini juga mengingatkan pada sebuah kisah dimana ketika Santo Dominikus dibaptis, tampak sebuah bintang bercahaya di dahinya.

LBP

Di sekitar perisai juga terdapat kata : Laudare, Benedicere, Praedicare, yang artinya memuji, memberkati, mewartakan. Ini adalah salah satu dari moto Ordo Dominikan.

Selain simbol/logo tersebut di atas, pada abad ke-15 diperkenalkan simbol/logo yang lebih sederhana dimana warna hitam yang menutupi bagian putih melambangkan mantel hitam yang dikenakan di atas jubah putih.

2000px-Shield_of_Dominican_Order_(simple).svg

Continue reading “Simbol dan Logo Ordo Dominikan”

Advertisements

Bunda Maria dan Ordo Dominikan

Sudah diketahui oleh umum bahwa setiap Orang Kudus Katolik yang luar biasa memiliki devosi yang luar biasa kepada Bunda Maria. Akan tetapi ada hal-hal lain yang menunjukkan bahwa betapa demikian khusus dan istimewanya relasi Bunda Maria dengan Ordo Dominikan.

73_patrocinio_virgen_orden_(manto)_misal_diario_dominicano_1958

ORDO DOMINIKAN ADALAH BUAH DARI DOA BUNDA MARIA

Suatu ketika seorang rahib yang saleh mengalami ekstasi selama tiga hari tiga malam. Dimana pada saat ekstasi, rahib tersebut melihat Bunda Maria selama tiga hari berlutut dan mengatupkan tangan memohon kepada Putera-nya, Yesus, meminta waktu agar jangan memberikan hukuman sebelum umat manusia bertobat. Selama tiga hari itu pula Yesus hanya terdiam, sampai akhirnya berkata kepada ibu-Nya : “Ibu-Ku, apa yang dapat, atau apa yang aku harus laku- kan lagi untuk umat manusia ? Aku mengirimkan mereka Bapa bangsa (patriarch) untuk menyelamatkan jiwa mereka, dan mereka hanya mendengarkan pemimpin mereka untuk sementara waktu. Aku mengirimkan mereka nabi-nabi, dan hanya sebentar saja mereka bertobat. Setelah aku datang ke dunia dan mengirimkan murid-murid-Ku, mereka menyalibkan Aku dan membunuh murid-murid-Ku. Aku mengirimkan mereka para martir, bapa pengakuan, para doktor Gereja dan banyak lagi lainnya dan mereka (umat manusia) tetap tidak mendengarkan mereka yang aku kirim. Akan tetapi, tidak selayaknya Aku menolak permintaanmu, Aku akan mengirimkan para pengkotbah untuk memberikan pencerahan dan memperbaiki umat manusia.”

Beberapa tahun kemudian, rahib tersebut melihat dan mendengarkan dua orang Dominikan yang sedang berkotbah dan mengenali bahwa Ordo Pengkotbah inilah yang merupakan para pengkotbah yang dikirimkan oleh Tuhan atas permintaan Bunda-Nya.

Vision Sprinkling

BUNDA MARIA MEMBERKATI ANGGOTA ORDO DOMINIKAN

Pada suatu ketika, Santo Dominikus melewati malam dengan berdoa di gereja. Setelah tengah malam, Santo Dominikus meninggalkan gereja dan masuk ke dalam asrama. Setelah memeriksa saudara-saudaranya yang tengah beristirahat, Santo Dominikus melanjutkan doanya di pintu depan asrama. Ketika sedang berdoa, Santo Dominikus melihat ke ujung lain lorong asrama dan melihat tiga wanita yang elok sedang berjalan ke arah Santo Dominikus dan terlihat salah satu wanita yang ditengah lebih tinggi derajatnya dibandingkan dengan kedua wanita lainnya. Salah satu dari wanita pendamping membawa tempat air suci yang indah sedangkan yang lainnya membawa alat pemercik yang lalu diserahkannya kepada wanita yang ditengah. Wanita ini berjalan sambil memercikan air suci dan memberkati para anggota Ordo yang sedang beristirahat, akan tetapi wanita ini melewati salah satu anggota dengan tanpa memerciki air suci maupun memberikan berkat. Santo Dominikus memperhatikan dengan seksama semua yang terjadi. Wanita yang ditengah berkata kepada Santo Dominikus : “Akulah yang engkau panggil di malam hari ketika engkau berdoa : Ya Ibunda, ya penolong kami, dengan mata yang memancarkan kasihan pandanglah kami; aku bersujud dihadapan Putera-ku agar melindungi Ordo ini.” Santo Dominikus lalu bertanya mengenai saudaranya yang tidak diperciki dan tidak diberkati oleh wanita tersebut, dan wanita itu menjawab bahwa orang tersebut tidaklah layak. Setelah itu, wanita tersebut melanjutkan dengan memerciki air suci dan memberkati semua anggota lainnya lalu menghilang.

Continue reading “Bunda Maria dan Ordo Dominikan”